Diabetes insipidus
Diabetes
insipidus,atau dengan istilah DI adalah
suatu penyakit dengan simtoma poliuria dan polidipsia. Jenis DI yang paling sering dijumpai
adalah DI sentral, yang disebabkan oleh defisiensi arginina
pada hormon AVP. Jenis kedua adalah DI nefrogenis yang
disebabkan oleh kurang pekanya ginjal
terhadap hormon dengan sifat anti-diuretik, seperti AVP.
Bagaimana Pemeriksaan Pada Diabetes Insipidus?
Ada beberapa
pemeriksaan pada Diabetes Insipidus, antara lain: Pemeriksaan yang paling
sederhana dan paling dapat dipercaya untuk diabetes insipidus adalah water
deprivation test. Selama menjalani pemeriksaan ini penderita tidak boleh minum
dan bisa terjadi dehidrasi berat. Oleh karena itu pemeriksaan ini harus
dilakukan di rumah sakit atau tempat praktek dokter. Pembentukan air kemih,
kadar elektrolit darah (natrium) dan berat badan diukur secara rutin selama
beberapa jam. Segera setelah tekanan darah turun atau denyut jantung meningkat
atau terjadi penurunan berat badan lebih dari 5%, maka tes ini dihentikan dan
diberikan suntikan hormon antidiuretik. Diagnosis diabetes insipidus semakin
kuat jika sebagai respon terhadap hormon antidiuretik:
- pembuangan air kemih yang berlebihan berhenti
- tekanan darah naik
- denyut jantung kembali normal.
Apapun
pemeriksaannya, prinsipnya adalah untuk mengetahui volume, berat jenis, atau
konsentrasi urin. Sedangkan untuk mengetahui jenisnya, dapat dengan memberikan
vasopresin sintetis, pada Diabetes Insipidus Sentral akan terjadi penurunan
jumlah urin, dan pada Diabetes Insipidus Nefrogenik tidak terjadi apa-apa.
No comments:
Post a Comment