CARA MENGOBATI DIABETES DENGAN CIPLUKAN & MIMBA



Mengobati Diabetes Dengan Ciplukan/Cecendet & MIMBA
Di negara kita terdapat banyak tumbuhan berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Mungkin diantara kita belum banyak yang tahu apa itu tumbuhan CIPLUKAN ( Sunda menyebutnya Cecendet) yang berkhasiat untuk mengobati diabetes (kencing manis).
Setelah periksa glukosa sewaktu (tanpa puasa) hasil uji lab Prodia terdeteksi angka 430. Setelah meminum obat dari dokter dan berusaha tidak makan makanan yang mengandung glukosa (sangat tidak nyaman), kembali normal.
Dari seorang teman saya dianjurkan minum rebusan pohon Ciplukan (jawa), Cecendet (sunda), dan sampai saat ini biasa2 saja kalau minum teh manis, kopi manis atau makan makanan yang dilarang bagi penderita diabetes.

Entahlah pohon ciplukan yang tumbuh liar itu mengandung apa, kenyataannya bisa saya pakai andalan untuk bisa menikmati sisa hidup.
Di daerah asal saya Surabaya orang menamakan Ciplukan, tapi ada juga menyebut Ceplukan. Di Bogor tinggal saya sekarang yang mayoritas suku Sunda menyebutnya Cecendet.
Setelah saya browsing di internet nama Latin dari tumbuhan ini adalah Physallis Peruviana L. Ciplukan termasuk tanaman perdu, selama ini yang saya temui paling tinggi hanya 1 meter saja. Tumbuh liar dan sulit didapat pada musim kemarau.
Bentuk pinggir daunnya bergerigi seperti gergaji tapi jarang. Buahnya berada dalam kelopak bila masih muda berwarna hijau, kalau sudah matang kelopaknya kering dan bijinya yang bulat sebesar buah cheri (kersen) berwarna kuning, rasanya manis agak masam.
Bila belum berbuah ada tanaman liar yang lain mirip bentuk daunnya maupun pohonnya, tapi kalau sudah muncul buah sepertinya cuma satu2nya Ciplukan yang bentuk buahnya seperti itu.

Mencabutnya mudah, karena akarnya tidak terlalu dalam, tapi kalau sudah di cabut cepat sekali layu dan cepat rusak apalagi bila sudah dicuci dengan air.
Berkali kali saya mencoba memindahkan pohonnya baik yang masih baru tumbuh maupun yang sudah besar dan berbuah lebat selalu mati. Sepertinya tanaman ini perlu sinar matahari dan akan mati bila terayomi.
Mengenai takaran cara merebusnya, selama ini hanya kira-kira saja, mungkin perlu bantuan atau masukan dari yang lebih ahli untuk lebih tepatnya.
Pohon Ciplukan dicabut pelan2 beserta akarnya setelah dicuci bersih dari tanah dan kotoran lainnya kemudian direbus. Air rebusannya disaring, kemudian diminum, selama ini takaran yang saya minum bervariasi tergantung berapa banyak mendapatkan pohon ciplukan.
Menurut pendapat saya akan bagus bila secara kontinyu minimal 1 gelas dan idealnya 2 gelas sehari bila memungkinkan, karena mendapatkan pohon Ciplukan bisa dikatakan gampang2 susah. Konon mengkonsumsi rebusan Ciplukan melebihi takaran tidak menimbulkan efek samping, dan ini pernah saya lakukan.
Yang perlu diingat pengobatan secara herbal tidak seperti secara medic, butuh waktu yang panjang dan terus menerus.

Kami menyediakan khusus untuk anda Ekstak " MIMBA" dalam bentuk Kapsul :
Harga Rp.45,000/pcs
 

No comments:

Post a Comment